Kesultanan Bacan di Maluku

1) Tentang Sultan / About the Sultan

Present Sultan of Bacan (dilantik / installed 2010): Sultan Dede Muhammad Gary Ridwan Sjah.

19 november 2010:seorang pria asal Indonesia yang dimahkotaisebagai Sultan Bacan ke-21: Sultan Dede Muhammad Ridwan Gary Sjah.
Ayahnya adalah Sultan Alhaji Dede Muhammad Gahral Adian Sjah adalahSultan Bacan dari tahun 1983 sampai ia meninggal 21-9-2009. Dia jugaadalah districtchief (Bupati) di CentralHalmaherah.
Anak sultan ini sudah pergi saat usia muda ke Amerika Serikat dan bisa membuat  karir yang cukup sukses sebagai spesialis komputer; sekarang tinggal di negara bagian Ohio.
——————-

19 november 2010: A man of Indonesian origin was coronated as the 21th Sultan of Bacan; an Indonesian island group in the North-Moluccans.: Sultan Dede Muhammad Gary Ridwan Sjah.
His father Sultan Alhaji Dede Muhammad Gahral Adian Sjah was sultan of bacan from 1983 until he died 21-9-2009. He was also the districtchief (Bupati) of Central-Halmaherah.
The son of this sultan already went at a young age to the USA and could make there a quite succesfull career as an computer specialist; now living in the state of Ohio.


2) Sejarah / History Bacan

Adalah 5 kesultanan di Maluku utara: Ternate, Tidore, Bacan, Jailolo danLoloda.
Kesultanan Bacan adalah suatu kerajaan yang berpusat di Pulau Bacan, Kepulauan Maluku. Raja Bacan pertama yang memeluk Islamadalah Raja Zainulabidin yang bersyahadat pada tahun 1521. Meski berada di Maluku, wilayahnya cukup luas hingga ke wilayah Papua Barat. Banyak kepala suku di wilayah Waigeo, Misool yang terletak di Raja Empat dan beberapa daerah lain yang berada di bawah administrasi pemerintahan kerajaan Bacan.

Istana Bacan

Istana Bacan

There are 5 kingdoms in North Maluku: Ternate, Tidore, Bacan, Jailolodan Loloda.
Bacan (often written as Bachian, Bachanatau Batjan) already existed since 1322.
The first king of Bacan, who converted to Islam, was King Zainulabidin; he converted to Islam in 1521. Although located in Maluku, the territory of the kingdom was extensive, even parts of Papua: many chiefs in the region Waigeo, Misool (Papua)were under the administration of the royal government Bacan.

 

Sultan Dede Muhammad Gary Ridwan Sjah

November 2010: Sultan Dede Muhammad Gary Ridwan Sjah

3) Daftar Raja / List of kings  (Kolano Madehe)

Raja Bacan pertama yang memeluk Islam adalah Raja Zainulabidin yang bersyahadat pada tahun 1521.

1660 – 1706:  Sultan Alauddin II
1706 – 2 Jan 1715:  Sultan Musa Malikuddin
1715 – 17 Feb 1732:  Sultan Kie Nasiruddin
1732 – 1741:  Sultan Hamza Tarafan Nur
1741 – 1780:  Sultan Muhammad Sahadin
1780 – 1788:  Sultan Skander Alam
1788 – 1787:  Sultan Muhammad Badaruddin
1797 – 1826:  Sultan Kamarullah
1826 – 19 Jul 1861:  Sultan Muhammad Hayatuddin Kornabei Syah Putera
14 May 1862 – 27 Feb 1889:  Sultan Muhammad Sadik Syah
1889 – 1899:  Regency council (three members)
28 Aug 1899 – 24 Apr 1935:  Sultan Muhammad Usman Syah
1935 – 1983:  Sultan Muhammad Muhsin Syah
1983 – 21 Sep 2009:  Sultan Gahral Aydan Syah
19 Nov 2010:  Dilantik / installed: Sultan Al-Abd-Al-Rahim Gary ibn Gahral (Gary Ridwan Syah).
4) Istana / Palace

 

Istana tua Bacan, 1924

                                        Istana tua Bacan, 1924

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s