Kerajaan Tarumanagara 358 –699 kelanjutan Salakanagara

-Tarumanagara

 Sejarah / History Tarumanagara

Tarumanagara atau Taruma Kerajaan atau hanya Taruma adalahkerajaan Sunda, penguasa yang abad kelima, Purnawarman,menghasilkan tulisan yang diketahui paling awal di pulau Jawa.Tarumanagara kerajaan terdiri dari beberapa kerajaan daerah, lebih dari48, di antaranya Sunda dan Galuh. Raja terakhir Tarumanagara adalahRaja Tarusbawa, dari Kerajaan Sunda Sambawa. Pada 670 Tarusbawamengubah nama Tarumanagara menjadi Kerajaan Sunda.
Ada juga Kerajaan Galuh. Raja Wretikandayun (kerabat dari keluarga kerajaan Tarumanagara) melihat kesempatan untuk melepaskan diri. Dia tidak mau tunduk kekuatan Galuh Raya ke kerajaan Sunda di bawah RajaTarusbawa. Ia mendirikan kerajaan Galuh.

Tarumanagara or Taruma Kingdom or just Taruma was an early Sundanese Indianized kingdom, whose fifth-century ruler, Purnawarman, produced the earliest known inscriptions on Java island. Tarumanagarakingdom consisted of several regional kingdoms, more than 48, among them Sunda and Galuh. The last king of Tarumanagara was RajaTarusbawa,  from the Kingdom of Sunda Sambawa In 670 Tarusbawachanged the name of Tarumanagara into the Kingdom of Sunda.
There was also the Galuh Kingdom. King Wretikandayun (a relative of the royal family Tarumanagara) saw an opportunity to break away. He did not want to subject the power of the Galuh Kingdom to the Sunda kingdom under King Tarusbawa. Wretikandayun founded the kingdom of Galuh.

Source: Wiki

Click to enlarge --- klik untuk memperbesar

—————————————————————————————————————————————-
Daftar Raja / list of kings

1. 358-382: Jayasingawarman
2. 382-395: Dharmayawarman
3. 395-434: Purnawarman (engl.: link)
4. 434-455: Wisnuwarman
5. 455-515: Indrawarman
6. 515-535: Candrawarman
7. 535-561: Suryawarman
8. 561-628: Kertawarman
9. 628-639: Sudhawarman
10. 639-640: Hariwangsawarman
11. 640-666: Nagajayawarman
12. 666-669: Linggawarman (Tarusbawa)

Purnawarman or Purnavarman is the 5th century king of Tarumanagara, a Hindu Indianized kingdom, located in modern day West Java.

Tarumanagara, kerajaan, Jawa - Prasasti Ciaruteun atau prasasti Ciampea ditemukan di tepi sungai Ciaruteun, tidak jauh dari sungai Ci Sadane, Bogor. Prasasti tersebut merupakan peninggalan kerajaan Tarumanagara.

Prasasti Tugu adalah salah satu prasasti yang berasal dari Kerajaan Tarumanagara. Sumber: link. (engl.: link)

Prasasti Cidanghiyang/Munjul/Lebak sekitar abad pertengahan abad 5 M

 

II Sejarah / History Salakanagara

Salakanagara, berdasarkan Naskah WangsakertaPustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara (yang disusun sebuah panitia dengan ketuanya Pangeran Wangsakerta) diperkirakan merupakan kerajaan paling awal yang ada di Nusantara.
Pendiri Salakanagara, Dewawarman adalah duta keliling, pedagang sekaligus perantau dari Pallawa, Bharata (India) yang akhirnya menetap karena menikah dengan puteri penghulu setempat, sedangkan pendiri Tarumanagara adalah Maharesi Jayasingawarman, pengungsi dari wilayah Calankayana, Bharata karena daerahnya dikuasai oleh kerajaan lain. Sementara Kutai didirikan oleh pengungsi dari Magada, Bharata setelah daerahnya juga dikuasai oleh kerajaan lain.
Salakanagara berdiri 200-362, dan kemudian digangikan Tarumanagara.

Daftar raja / list of kings

– 130-168: Dewawarman I Prabu Darmalokapala Aji Raksa Gapura Sagara Pedagang asal Bharata (India)
– 168-195: Dewawarman II Prabu Digwijayakasa Dewawarmanputra Putera tertua Dewawarman I
– 195-238: Dewawarman III Prabu Singasagara Bimayasawirya Putera Dewawarman II
– 238-252: Dewawarman IV Menantu Dewawarman II, Raja Ujung Kulon
– 252-276: Dewawarman V Menantu Dewawarman IV
– 276-289: Mahisa Suramardini Warmandewi Puteri tertua Dewawarman IV & isteri Dewawarman V, karena Dewawarman V gugur melawan bajak laut
– 289-308: Dewawarman VI Sang Mokteng Samudera Putera tertua Dewawarman V
– 308-340: Dewawarman VII Prabu Bima Digwijaya Satyaganapati Putera tertua Dewawarman VI
– 340-348: Sphatikarnawa Warmandewi Puteri sulung Dewawarman VII
– 348-362: Dewawarman VIII Prabu Darmawirya Dewawarman Cucu Dewawarman VI yang menikahi Sphatikarnawa, raja terakhir Salakanagara.
– Mulai 362: Dewawarman IX Salakanagara telah menjadi kerajaan bawahan Tarumanagara

Situs Salakanagara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s